Account of The Creation, according to programmer’s Bible

October 3rd, 2005 by joandifebrio

Just 4 Fun yaaa…. ]

1. In the beginning GOD created the Bit and the Byte. And from those he
created the Word.

2. And there were two Bytes in the Word; and nothing else existed. And
God separated the One from the Zero; and he saw it was good.

3. And God said - Let the Data be; And so it happened. And God said - Let
the Data go to their proper places. And he created floppy disks and hard
disks and compact disks.

4. And God said - Let the computers be, so there would be a place to put
floppy disks and hard disks and compact disks. Thus God created computers
and called them hardware.

5. And there was no Software yet. But God created programs; small and
big. And told them - Go and multiply yourselves and fill all the Memory.

6. And God said - I will create the Programmer; And the Programmer will
make new programs and govern over the computers and programs and Data.

7. And God created the Programmer; and put him at Data Center; And God
showed the Programmer the Catalog Tree and said You can use all the
volumes and subvolumes but DO NOT USE Windows.

8. And God said - It is not Good for the programmer to be alone. He took
a bone from the Programmer’s body and created a creature that would look
up at the Programmer; and admire the Programmer; and love the things the
Programmer does; And God called the creature: the User.

9. And the Programmer and the User were left under the naked DOS and it
was Good.

10. But Bill was smarter than all the other creatures of God. And Bill
said to the User - Did God really tell you not to run any programs ?

11. And the User answered - God told us that we can use every program and
every piece of Data but told us not to run Windows or we will die.

12. And Bill said to the User - How can you talk about something you did
not even try. The moment you run Windows you will become equal to God.
You will be able to create anything you like by a simple click of your
mouse.

13. And the User saw that the fruits of the Windows were nicer and easier
to use. And the User saw that any knowledge was useless - since Windows
could replace it.

14. So the User installed the Windows on his computer; and said to the
Programmers that it was good.

15. And the Programmer immediately started to look for new drivers. And
God asked him - What are you looking for? And the Programmer answered - I
am looking for new drivers because I can not find them in the DOS. And
God said - Who said you need drivers? Did you run Windows? And the
Programmer said - It was Bill who told us to !

16. And God said to Bill - Because of what you did you will be hated by
all the creatures. And the User will always be unhappy with you. And you
will always sell Windows.

17. And God said to the User - Because of what you did, the Windows will
disappoint you and eat up all your Resources; and you will have to use
lousy programs; and you will always rely on the Programmer’s help.

18. And God said to the Programmer - Because you listened to the User you
will never be happy. All your programs will have errors and you will
have to fix them and fix them to the end of time.

19. And God threw them out of the Data Center and locked the door and
secured it with a password.

20. GENERAL PROTECTION FAULT.

Tuhan gaul

September 25th, 2005 by joandifebrio

Tuhan gaul

31 dec 2004 malam tahun baru
co gaul sedang berdoa
co gaul: Tuhan hujannya berenti sebentar dong, kan tahun baru gue pingin jalan ama cewek gue puter2 kota. entar klo udah sampe rumah hujan lg juga ga papa. kan sekali setahun gitu loh, masa harus hujan2. please tuhan berentiin hujan gitu loh!!!!
Tuhan menjawab : SO WHAT GITU LOH…..!!!!!!
(Kiriman : Damar)

Tuhan gaul

September 25th, 2005 by joandifebrio

Tuhan gaul

31 dec 2004 malam tahun baru
co gaul sedang berdoa
co gaul: Tuhan hujannya berenti sebentar dong, kan tahun baru gue pingin jalan ama cewek gue puter2 kota. entar klo udah sampe rumah hujan lg juga ga papa. kan sekali setahun gitu loh, masa harus hujan2. please tuhan berentiin hujan gitu loh!!!!
Tuhan menjawab : SO WHAT GITU LOH…..!!!!!!
(Kiriman : Damar)

APAKAH TIDAK LUCU ?

September 25th, 2005 by joandifebrio

Betapa besarnya nilai uang kerta senilai Rp.100.000,-…
waduh, apabila dibawa ke gereja untuk disumbangkan; tetapi betapa kecilnya kalau dibawa ke Mall untuk dibelanjakan!

Betapa lamanya melayani Allah selama satu jam; namun betapa singkatnya kalau kita melihat film.

Betapa sulitnya untuk mencari kata-kata ketika berdoa (spontan); namun betapa mudahnya kalau mengobrol atau bergosip dengan teman tanpa harus berpikir panjang-panjang.

Betapa asyiknya apabila pertandingan basketball diperpanjang waktunya ekstra; namun kita mengeluh ketika khotbah di gereja lebih lama sedikit dari pada biasa.

Betapa sulitnya untuk membaca satu perikop dari Kitab Suci; namun betapa mudahnya membaca 100 halaman dari novel yang laris.

Betapa getolnya orang untuk duduk di depan dalam pertandingan atau konser; namun lebih senang duduk di bangku paling belakang di gereja.

Betapa sulitnya untuk menyesuaikan jadwal waktu kita, 2 atau 3 minggu sebelumnya untuk suatu acara gerejani; namun betapa mudahnya menyesuaikan waktu dalam sekejap pada saat terakhir untuk event yang menyenangkan.

Betapa sulitnya untuk mempelajari suatu bab sederhana dari Injil untuk di sharingkan dengan orang lain; namun betapa mudahnya untuk mengulang-ulangi gosip yang sama kepada orang lain itu.

Betapa mudahnya kita mempercayai apa yang dikatakan oleh koran; namun betapa kita meragukan apa yang dikatakan oleh Kitab Suci.

Betapa setiap orang ingin masuk sorga seandainya tidak perlu untuk percaya, atau berpikir,atau mengatakan apa-apa,atau berbuat apa-apa.

Betapa kita dapat menyebarkan seribu lelucon melalui e-mail, dan menyebarluaskannya dengan FORWARD seperti api; namun kalau ada mail yang isinya tentang Kerajaan Allah; betapa seringnya kita ragu-ragu,enggan membukanya dan membacanya,serta langsung klik pada icon DELETE. Lucu bukan ?

baca dan renungkan !!

September 25th, 2005 by joandifebrio
WHAT IF GOD STOPS LOVING YOU

What if,
GOD couldn’t Take the Time to Bless Us Today because We couldn’t Take the Time to Thank Him Yesterday?

What if,
GOD Decided to Stop Leading Us Tomorrow because We Didn’t Follow Him Today?

What if,
We never Saw Another Flower Bloom because We Grumbled when GOD Sent the Rain?

What if,
GOD didn’t Walk with Us Today because We Failed to Recognize It as His Day?

What if,
GOD Took away the Bible Tomorrow because We would not Read It Today?

What if,
GOD Wook away His Message because We Failed to Listen to the Messenger?

What if,
GOD didn’t Send His only Begotten Son because He Wanted Us to be Prepared to Pay the Price for Sin.

What if,
the Door of the Church was Closed because We did not Open the Door of Our Heart?

What if,
GOD Stopped Loving and Caring for Us because We Failed to Love and Care for Others?

What if,
GOD would not Hear Us Today because We would not Listen to Him Yesterday?

What if,
GOD Answered Our Prayers the Way We Answer His Call to Service?

What if,
GOD Met Our Needs the Way We Give Him Our Lives???

Tuhan dan Kabel Listrik

September 25th, 2005 by joandifebrio

Anda sering melihat kabel listrik
yang kecil dan yang besar,
yang baru dan yang lama,
yang murah dan yang mahal.
Kabel - kabel itu sendiri saja tak berguna
sampai strom mengalir di dalamnya
tidak akan ada terang.

kabel itu adalah saudara dan saya
Strom itu adalah Tuhan
Kita mempunyai kekuasaan untuk membiarkan
strom itu mengalir lewat kita
dan menggunakannya untuk menghasilkan terang dunia,
atau kita bisa menolak untuk dipakai
dan membiarkan kegelapan menyebar

Bunda Teresa

Barang yg paling mahal di dunia

September 25th, 2005 by joandifebrio

Bukannya mobil Roll Royce ataupun istana di England, melainkan perasaan "kasih", kenapa? Lihat saja pak Harto yg mempunyai uang yang ber-jubel2 banyaknya, beliau tidak bisa membeli dan mendapatkan kasih yang murni dari rakyatnya. Money can buy sex, but not love!

Sebagian besar text dari lagu2 gereja maupun lagu2 pop hampir semuanya ada kaitannya dgn love entah antara kasih Sang Pencipta dgn manusia ataupun antar sesama manusia. Dan hampir tiap orang sehat di dunia ini memiliki perasaan kasih, tetapi kebalikannya hampir tiap orang membutuhkan rasa kasih.

Sebenarnya dgn mudah tiap orang bisa memberikan rasa kasihnya kepada siapapun juga, bahkan Sang Pencipta telah memberikan kepada kita perasaan kasih dgn tiada batasnya alias no limit, jadi walaupun Anda berikan dan bagikan rasa kasih Anda kepada jutaan orang di dunia ini, perasaan kasih yang Anda miliki tidak akan berkurang sedikitpun juga.

Kita mulai dgn yg paling mudah saja dahulu, ialah "senyum" Sang Pencipta memberikan kepada kita wajah yg bisa bersenyum, tetapi kita sendiri yg harus melakukannya. Memberikan senyum kepada tiap orang tidak akan mengurangi perbendaharaan senyum Anda, tetapi kenapa begitu banyak oranh susah dan pelit sekali memberikan senyumnya. Apakah senyum Anda itu sedemikian mahalnya?

Apalagi memberikan kasih ini lebih susah lagi untuk didapatkannya. Di dunia ini banyak sekali yg disebut Tourist Cinta, ini tidak sama dgn Tourist Sex,yg disebut sebagai tourist cinta itu ialah orang yg hanya mememberikan dan menunjukkan rasa kasihnya maximum setahun 4 kali, ialah pada waktu HUT, hari perkawinan, Valentine day dan Mother day, bahkan bagi banyak orang kalau hari ulang tahunnya enggak lupa aza udah bagus.

Tiap orang mencintai orang yg mereka kasihi entah itu suami/istri, anak mapun orang tuanya, tetapi rasanya sangat sukar sekali bagi kita untuk menunjukan ataupun mengucapkan rasa kasih kita kepada mereka. Jawaban yg sering saya dengar: "Apakah enggak cukup saya belikan dia BMW, pakaian dari Chrisian Dior dan gelang sebesar pelek beca?"

Mereka pikir dgn memberikan hadiah yg mahal2 bisa menggantikan rasa kasih yang partnernya sangat butuhkan! Memberikan kasih tidak selalu harus berkaitan dgn hadiah yg mahal2 saja, satu kecupan manis, satu belaian mesra, satu ucapan kalimat "I love you", bahkan satu jabatan tangan yg erat pun sudah bisa menunjukan rasa kasih kita kepada sesama manusia.

Kasih tidak ada kaitannya dgn uang ataupun materi melainkan dgn waktu dan perasaan, berikanlah sedikit waktu dan perasaan Anda kepada mereka yg membutuhkannya. Dan apakah Anda tahu bahwa baa…aaanyak sekali orang disekitar kita yg haus dan membutuhkan kasih sayang. Kalau kita membacq artikel2 di milis banyak rekan2 yg membagikan kasihnya berupa kata2 yg bisa menghibur walaupun hanya sepatah maupun dua patah kata saja, tetapi percayalah ini akan sangat membantu sekali bagi mereka yg sedang membutuhkannya.

Kapan kita terakhir kali menelpon seseorang atau menulis kepada seseorang untuk memberikan kasih kita kepadanya hanya dgn menanyakan "How are you?" saja. Perkataan yg mungkin bagi banyak orang tiada artinya, tetapi terkadang bisa membantu menyegarkan rekan2 maupun kawan2 kita yg lainnya. Bagaimana kalau mulai hari ini kita sama2 lebih banyak membagikan kasih daripada membagikan kritikan?

Dgn sangat mudah kita bisa dan mampu menulis ribuan kata2 untuk mengritik tulisan orang, tetapi rasanya sangat sukar sekali menulis beberapa patah kata saja yg bisa memberikan motivasi maupun dorongan bagi tulisan seseorang, begitu juga dgn mudah kita menulis puluhan lembar surat untuk mengungkapkan rasa kesal hati kita, tetapi sukar untuk menulis sepatah atau dua patah kata untuk mengungkapkan rasa kasih kita. Apakah budaya kasih bangsa Indonesia sekarang sudah berubah menjadi budaya ngambek dan budaya mengritik terus-menerus?

Kapankah Anda mengucapkan perkataan "I love you!" terakhir kalinya kepada orang yg Anda kasihi?

Kapankah Anda memberikan bunga walaupun hanya setangkai kepada orang yg Anda kasihi?

Kapankah Anda memberikan spirit berupa kata2 penghargaan bagi partner, kawan, rekan maupun karyawan Anda?

Pernahkan Anda memberikan senyuman Anda kepada orang yg membutuhkannya, umpamanya seorang musafir, abang becak ataupun tukang sayur?

Pernahkan Anda bersedia dan mau mengundang mereka walaupun hanya untuk minum segelas air putih saja dirumah Anda?

Manusia lebih membutuhkan kasih daripada uang dan kasih adalah daya beli untuk kebahagiaan. Kebanyakan manusia bunuh diri bukannya, karena tidak ada uang, melainkan karena tidak ada kasih!

Batu Dan Mutiara

August 4th, 2005 by joandifebrio

Pada suatu ketika, hiduplah seorang pedagang batu-batuan. Setiap hari dia berjalan dari kota ke kota untuk memperdagangkan barang-barangnya itu. Ketika dia sedang berjalan menuju ke suatu kota, ada suatu batu kecil di pinggir jalan yang menarik hatinya. Batu itu tidak bagus, kasar, dan tidak mungkin untuk dijual. Namun pedagang itu memungutnya dan menyimpannya dalam sebuah kantong, dan kemudian pedagang itu meneruskan perjalanannya.

Setelah lama berjalan, lelahlah pedagang itu, kemudian dia beristirahat sejenak. Selama dia beristirahat, dia membuka kembali bungkusan yang berisi batu itu. Diperhatikannya batu itu dengan seksama, kemudian batu itu digosoknya dengan hati-hati batu itu. Karena kesabaran pedagang itu, batu yang semula buruk itu, sekarang terlihat indah dan mengkilap. Puaslah hati pedagang itu, kemudian dia meneruskan perjalanannya.

Selama dia berjalan lagi, tiba-tiba dia melihat ada yang berkilau-kilauan di pinggir jalan. Setelah diperhatikan, ternyata itu adalah sebuah mutiara yang indah. Alangkah senangnya hati pedagang tersebut, mutiara itu diambil dan disimpannya tetapi dalam kantong yang berbeda dengan kantong tempat batu tadi. Kemudian dia meneruskan perjalanannya kembali.

Adapun si batu kecil itu merasa bahwa pedagang itu begitu memperhatikan dirinya, dan dia merasa begitu bahagia. Namun pada suatu saat mengeluhlah batu kecil itu kepada dirinya sendiri. "Tuan begitu baik padaku, setiap hari aku digosoknya walaupun aku ini hanya sebuah batu yang jelek, namun aku merasa kesepian. Aku tidak mempunyai teman seorangpun, seandainya saja Tuan memberikan kepadaku seorang teman". Rupanya keluhan batu kecil yang malang ini didengar oleh pedagang itu. Dia merasa kasihan dan kemudian dia berkata kepada batu kecil itu "Wahai batu kecil, aku mendengar keluh kesahmu, baiklah aku akan memberikan kepadamu sesuai dengan yang engkau minta". Setelah itu kemudian pedagang tersebut memindahkan mutiara indah yang ditemukannya di pinggir jalan itu ke dalam kantong tempat batu kecil itu berada.

Dapat dibayangkan betapa senangnya hati batu kecil itu mendapat teman mutiara yang indah itu. Sungguh betapa tidak disangkanya, bahwa pedagang itu akan memberikan miliknya yang terbaik kepadanya. Waktu terus berjalan dan si batu dan mutiara pun berteman dengan akrab. Setiap kali pedagang itu beristirahat, dia selalu menggosok kembali batu dan mutiara itu. Namun pada suatu ketika, setelah selesai menggosok keduanya, tiba-tiba saja pedagang itu memisahkan batu kecil dan mutiara itu. Mutiara itu ditempatkannya kembali di dalam kantongnya semula, dan batu kecil itu tetap di dalam kantongnya sendiri. Maka sedihlah hati batu kecil itu. Tiap-tiap hari dia menangis, dan memohon kepada pedagang itu agar mengembalikan mutiara itu bersama dengan dia. Namun seolah-olah pedagang itu tidak mendengarkan dia.

Maka putus asalah batu kecil itu, dan di tengah-tengah keputusasaannya itu, berteriaklah dia kepada pedagang itu "Oh tuanku, mengapa engkau berbuat demikian ? Mengapa engkau mengecewakan aku ?"

Rupanya keluh kesah ini didengar oleh pedagang batu tersebut. Kemudian dia berkata kepada batu kecil itu "Wahai batu kecil, kamu telah kupungut dari pinggir jalan. Engkau yang semula buruk kini telah menjadi indah. Mengapa engkau mengeluh ? Mengapa engkau berkeluh kesah ? Mengapa hatimu berduka saat aku mengambil mutiara itu daripadamu ? Bukankah mutiara itu miliku, dan aku bebas mengambilnya setiap saat menurut kehendakku ? Engkau telah kupungut dari jalan, engkau yang semula buruk kini telah menjadi indah. Ketahuilah bahwa bagiku, engkau sama berharganya seperti mutiara itu, engkau telah kupungut dan engkau kini telah menjadi milikku juga. Biarlah aku bebas menggunakanmu sekehendak hatiku. Aku tidak akan pernah membuangmu kembali".

Mengertikah apakah maksud cerita di atas ? Yang dimaksud dengan batu kecil itu adalah kita-kita semua, sedangkan pedagang itu adalah Tuhan sendiri. Kita semua ini buruk dan hina di hadapanNya, namun karena kasihnya itu Dia memoles kita, sehingga kita dijadikannya indah di hadapanNya. Sedangkan yang dimaksud dengan mutiara itu adalah berkat Tuhan bagi kita semua. Siapa yang tidak senang menerima berkat ? Berkat itu dapat berupa apa saja dalam kehidupan kita sehari-hari, mungkin berupa kegembiraan, kesehatan, orangtua, saudara dan sahabat, dan banyak lagi. Apakah kita pernah bersyukur, setiap kali kita mendapat berkat itu ? Dan apakah kita tetap bersyukur, jika seandainya Tuhan mengambil semuanya itu dari kita ? Bukankah semua itu milikNya dan Ia bebas mengambilnya kembali kapanpun Ia mau ? Bersyukurlah selalu kepadaNya, karena Dia tidak akan pernah mengecewakan kita semua.

Ingatlah Yer 29:11 Bukankah Aku ini mengetahui rencana-rencanaKu kepadamu ? Yaitu rencana keselamatan dan bukannya rencana kecelakaan untuk memberikan kepadamu hari esok yang penuh harapan. dan ingatlah akan ayat 12: Maka kamu akan berseru dan datang kepadaKu untuk berdoa dan Aku akan mendengarkan kamu.

Tuhan memberkati.

God’s Way

July 31st, 2005 by joandifebrio

I asked the Lord
for a bunch of fresh flower
But instead He gave me
an ugly cactus with many thorns

I asked the Lord
for some beautiful butterflies
But instead He gave me
many dreadful worms

I was threatened
I was disappointed
I mourned

After a few days suddenly I saw
that cactus bloomed with many
beautiful flowers

And those worms became some
beautiful butterflies
Flying in the spring wind

God’s way…Is the best way…

Dream team

July 28th, 2005 by joandifebrio

Wah ,akhirnya setelah sekian lama ,gw putuskan 26 pemain Bola ,yang menjadi anggota dream team gw untuk tahun 2004-2005I

Kiper : Iker Casillas ,Gianluigi Buffon ,Petr Cech

Belakang : Michael Salgado ,paolo maldini ,Jamie carragher ,Ashley Cole ,Gabri Heinze ,John terry ,Giovani Van Bronch ,Sammy Hyppia

Tengah : Deco ,Andrea Pirlo ,Frank Lampard ,Juan Riquelme ,Steven Gerrard ,Mark Van Bommel ,Park ji sung ,Kaka ,Michael Ballack

Depan : Arjen Robben ,Sheva ,Luis garcia ,Ronaldinho ,Adriano, Zlatan Ibrahimovic